You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Fitur Lampid di Aplikasi Carik Jakarta Diluncurkan
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Fitur Lampid di Aplikasi Carik Jakarta Diluncurkan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta resmi melaunching fitur Lampid (lahir, mati, pindah dan datang) di aplikasi Carik Jakarta.

Pemutakhiran data keluarga 

Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Mirdiyanti Heru mengapresiasi Dinas PPAPP yang telah bekerjasama dengan TP PKK Provinsi DKI Jakarta dalam mengembangkan fitur Lampid diaplikasi Carik Jakarta.

"Lampid ini pastinya sangat bermanfaat untuk pemutakhiran data keluarga secara berkala dan mempermudah kader dalam melakukan pendataan untuk mendukung kelancaran berbagai program strategis Pemprov DKI Jakarta," ujarnya, saat prosesi peluncuran di Gedung PKK Melati Jaya, Jalan Kebagusan Raya, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/10)

Kader Dasawisma Susukan Diedukasi Peningkatan Kapasitas

Mirdiyanti mengajak seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk bersinergi dengan kader Dasawisma dalam melakukan pendataan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. 

Ia juga berpesan kepada TP PKK di tingkat kelurahan agar dapat berperan aktif dalam memonitor pelaksanaan kegiatan untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar dan baik. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara Jajaran Pemprov DKI dengan TP PKK. Sehingga, seluruh program di Pemprov DKI Jakarta dapat dilaksanakan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," terangnya.

Direktur Pelaporan dan Statistik BKKBN, Lina Widyastuti turut mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang selalu terdepan melakukan inovasi pada pendataan keluarga.

"Implementasi fitur baru Lampid ini akan menjadi pembelajaran yang baik sekaligus mendobrak pencatatan mobilisasi yang selama ini dianggap sulit dan tidak mungkin dilakukan. Harapannya inovasi ini dapat berjalan dengan baik dan bisa diterapkan di wilayah lain di Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary menjelaskan, Lampid merupakan fitur yang dikembangkan untuk melakukan pencatatan pergerakan status penduduk yang sangat dinamis di Provinsi DKI Jakarta.

Aplikasi ini sudah dua kali diujicoba melibatkan kader Dasawisma dan dua kelurahan terpilih. Dalam uji coba tersebut berhasil dilakukan pencatatan lahir sebanyak 548 orang, mati atau meninggal 528 orang, pindah sebanyak 4.676 orang, dan datang sebanyak 1.034 jiwa.

"Melalui hasil uji coba yang baik ini, diharapkan dapat memungkinkan pencatatan secara real time dan mendukung data yang lebih valid untuk kebijakan yang tepat sasaran. Data yang dihasilkan juga akan diintegrasikan dengan Dinas Dukcapil DKI Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye39499 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3424 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1705 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1553 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1317 personDessy Suciati